WYSIWYG adalah…

WYSIWYG adalah kependekan dari What You See is What You Get, artinya Apa yang kamu lihat apa yang kamu dapatkan :D

Dahulu banyak orang berpikiran bahwa halaman web tidak akan pernah mengalami perkembangan, halaman web hanya akan berisi tulisan-tulisan dalam jumlah banyak yang akan mempersulit orang untuk membacanya dan juga akan menjemukan. Namun dengan hadirnya WYSIWYG, semua anggapan tersebut bisa dihilangkan, kini halaman web terlihat sangat indah, interaktif, tidak menjemukan, dsb.

WYSIWYG merupakan cara atau gaya perancangan secara visual. WYSIWYG menunjukkan sebuah antarmuka pengguna yang memungkinkan pengguna untuk melihat sesuatu yang sangat mirip dengan hasil akhir sementara dokumen yang sedang dibuat. Secara umum WYSIWYG berarti kemampuan untuk secara langsung memanipulasi layout dari dokumen tanpa harus ketik atau ingat nama layout perintah. Arti yang sebenarnya tergantung pada pengguna dari perspektif, misalnya:
1. Dalam presentasi program, Compound dokumen dan halaman web, WYSIWYG berarti tepat mewakili layar tampilan pada halaman ditampilkan kepada pengguna akhir, tetapi tidak selalu mencerminkan bagaimana halaman akan dicetak, kecuali printer khususnya cocok untuk mengedit program karena itu dengan Xerox Star dan versi awal dari Apple Macintosh.
2. Dalam Kata Pengolahan dan Penerbitan Desktop aplikasi, WYSIWYG berarti tampilan layar simulates dan tepat mewakili efek font dan jeda baris pada akhir pemberian nomor pd halaman buku tertentu menggunakan konfigurasi printer, sehingga sebuah surat di halaman 1 dari 500 halaman dokumen dapat akurat lihat referensi tiga ratus halaman nanti.
3. WYSIWYG juga menjelaskan cara untuk memanipulasi model 3D dalam Stereochemistry, Computer dibantu desain, komputer grafis 3D dan merupakan merek dari Cast Software pencahayaan dari desain alat yang digunakan dalam industri teater untuk pra-visualisasi yang menunjukkan.

sebagian dikutip dari blog diphda – maniakdota.wordpress.com

Network…oh…Network

Network atau Jaringan, sebuah kata yang penuh makna dan berguna bagi setiap insan :D . Network menghubungkan satu komputer ke jutaan bahkan miliaran komputer yang ada di dunia. Dengan network, hidup menjadi “always connected”. Dengan network, tak ada jarak yang dapat memisahkan kita, ada peribahasa mengatakan Continue reading

Networku dahulu, networku saat ini

Jaringan atau Network berkembang sangat pesat dari tahun ke tahun, ini dikarenakan kebutuhan akan informasi yang akurat, tajam, dan terpercaya :D harus selalu up to date. Untuk mengetahui sejarah jaringan baca artikel berikut:

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses Continue reading

OSI Reference Model, apaan yach?

dikutip dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI

OSI Reference Model atau Model referensi OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak Continue reading

Algoritma Bellman-Ford dan Floyd-Warshall

Berhubung ada sedikit masalah ketika mengupload gambar untuk contoh dari algoritma yang dibahas, maka penulis menyediakannya dalam bentuk file pdf untuk dapat didownload. Terima kasih.

Download Materi Link-1

Download Materi Link-2

1. Algoritma Bellman-Ford

Algoritma Bellman-Ford menghitung jarak terpendek (dari satu sumber) pada sebuah digraf berbobot. Maksudnya dari satu sumber ialah bahwa ia menghitung semua jarak terpendek yang berawal dari satu titik node. Algoritma Dijkstra dapat lebih cepat mencari hal yang sama dengan syarat tidak ada sisi (edge) yang berbobot negatif. Maka Algoritma Bellman-Ford hanya digunakan jika ada sisi berbobot negatif.

2. Algoritma Floyd-Warshall

Algoritma Floyd-Warshall adalah salah satu varian dari pemrograman dinamis, yaitu suatu metode yang melakukan pemecahan masalah dengan memandang solusi yang akan diperoleh sebagai suatu keputusan yang saling terkait. Artinya solusi-solusi tersebut dibentuk dari solusi yang berasal dari tahap sebelumnya dan ada kemungkinan solusi lebih dari satu.
Hal yang membedakan pencarian solusi menggunakan pemrograman dinamis dengan algoritma greedy adalah bahwa keputusan yang diambil pada tiap tahap pada algoritma greedy hanya berdasarkan pada informasi yang terbatas sehingga nilai optimum yang diperoleh pada saat itu Jadi pada algoritma greedy, kita tidak memikirkan konsekuensi yang akan terjadi seandainya kita memilih suatu keputusan pada suatu tahap.
Hal yang membedakan pencarian solusi menggunakan pemrograman dinamis dengan algoritma greedy adalah bahwa keputusan yang diambil pada tiap tahap pada algoritma greedy hanya berdasarkan pada informasi yang terbatas sehingga nilai optimum yang diperoleh pada saat itu Jadi pada algoritma greedy, kita tidak memikirkan konsekuensi yang akan terjadi seandainya kita memilih suatu keputusan pada suatu tahap.

Green Computing untuk Orang Lugu

Dikutip dari : http://te.ugm.ac.id/~suharyanto/?p=383

by : Romi Satria Wahono


GREEN COMPUTING ITU MAKHLUK APA

Cikal bakal Green Computing dimulai pada tahun 1992. Saat itu US Environmental Protection Agency merelease program Energy Star, yaitu program promosi dan penghargaan bagi penerap efisiensi energi pada teknologi monitor, pengontrol iklim, dan teknologi lain. Istilah Green Computing muncul dengan booming-nya Energy Star ini, khususnya merujuk ke bagaimana kita bisa efisien dalam konsumsi energi pada penggunaan produk computing. Landasan pergerakannya adalah kebutuhan akan economic viability (keberlangsungan hidup), social responsibility (tanggung jawab sosial) dan environmental impact (pengaruh lingkungan).

Para peneliti mengurai definisi Green Computing dengan sudut pandang yang sedikit berbeda. Kita bisa lihat dari beberapa di bawah:

How to use your computer more sustainably (Young Yi)

Information technology that is environmental friendly and energy efficient (Wachara Chantatub)

The study and practice of using computing resources efficiently (Rawan M. Al-Ghofaili)

Reduce the increasing amount of useless data/work (Jordi Torres)

Lima kata kunci yang muncul dari beberapa definisi diatas adalah, sustainability, environmental friendly, energi efficient, resource efficient dan reduce useless work. Ternyata Green Computing tidak hanya membahas tentang energy consumption, tapi juga bagaimana kita bisa menggunakan komputer plus berbagai tool dan konten dengan lebih efisien dan jelas manfaatnya.

Yang menarik bahwa laporan Gartner tentang 10 teknologi strategis tahun 2008 (10 most strategic technologies for 2008), menempatkan isu teknologi Green Computing di nomor urut pertama. Tentu kalau kita mau analisa lebih dalam, dari 10 teknologi tersebut, SOA dan Web 2.0 tetap mendominasi, meskipun terpecah di aspek misalnya Business Process Modeling, Metadata Management, Virtualization 2.0, Mashup & Composite Apps, Web Platform & WOA dan Social Software. Mungkin sedikit saya rangkumkan tentang laporan Gartner Group ini sebagai berikut:

  1. Green IT: Fokus ke mengurangi konsumsi listrik, jumlah carbon footprint dan melakukan efisiensi energi dan kerja
  2. Unified Communications: Konsentrasi ke migrasi PBX ke VoIP
  3. Business Process Modeling: Era baru setelah UML, Use Case Diagram tidak mencukupi untuk menggambarkan business process yang lebih kompleks. Business Process Modeling Notation (BPMN) dan berbagai approach mulai bermunculan
  4. Metadata Management: Khususnya teknologi enterprise untuk manajemen data produk dan pelanggan. Bagian penting dari SOA.
  5. Virtualization 2.0: Ketika virtualisasi adalah utilisasi server dan implementasi aplikasi, virtualisasi 2.0 akan membantu kita mengarahkan kekuatan teknologi untuk proses otomasi yang lebih sempurna.
  6. Mashup & Composite Apps: Mashups and composite applications akan menghubungkan intranet korporasi bergaya Web 2.0 dengan internet publik. Diramalkan gartner akan mendominasi model pengembangan aplikasi enterprise mulai tahun 2010.
  7. Web Platform & WOA: Kombinasi dari Software as a service (SaaS) dan SOA akan menghasilkan Web Oriented Architecture (WOA). Kadang disebut juga dengan istilah cloud computing
  8. Computing Fabric: Ambil beberapa server blade, koneksikan semuanya dengan intelligent interconnect, dan tampilkan dalam bentuk single operating system image. Itulah “computing fabric“. Tren akan terus berkembang di era ke depan.
  9. Real World Web: Peralatan GPS yang semakin bervariasi dan built-in pada PDA, handphone dan iPhone akan membuat banyak perusahaan bisa memberikan layanan (aplikasi dan data) kepada kita sesuai dengan lokasi kita saat ini
  10. Social Software: Aplikasi social networking akan menuju ke enterprise dan internet korporasi

TIPS GREEN COMPUTING

Saya menyajikan beberapa tips Green Computing dari aspek technical sampai strategis. Ternyata tidak sulit kok nge-Green itu :)

1. Green Computing on PC

  • Laptop hanya memerlukan 10% energi yang digunakan Desktop. Flat screen hanya menggunakan 30% energi yang digunakan oleh Monitor CRT
  • Coba upgrade RAM, sebelum memutuskan ganti komputer. Komputer lambat bisa karena kotornya registry atau ada background services yang berjalan padahal sebenarnya tidak kita perlukan. Cek dan matikan services yang sedang berjalan padahal tidak perlu itu. Misalnya untuk Windows jalankan Start > Run > type “msconfig”
  • Menggunakan PC dan printer dengan merk dan jenis sama memudahkan kanibalisme dan proses recycle
  • Matikan komputer ketika tidak digunakan (malam hari). Mematikan komputer akan mengurangi umur komputer adalah mitos yang salah
  • Screen saver is not energy saver. Pilih matikan monitor daripada menggunakan screen saver
  • Pilih virtualisasi daripada pembelian hardware baru (hemat 70% energi)
  • Pilih peripheral berlogo energy star
  • Catat bahwa mode power menentukan prosentase hemat energi (Sleep mode – hemat 70% energi, Standby mode – hemat 90% energi, Hibernate mode – hemat 98% energi)
  • Jangan cepat membuang PC, lakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan

2. Green Computing on Laptop

  • Gunakan power saving setting
  • Kurangi penggunaan backlight
  • Atur layar dan harddisk sleep/off setelah beberapa menit tanpa penggunaan
  • Matikan bluetooth dan wifi ketika tidak digunakan
  • Lepas kartu MMC, SD, USB Flash apabila tidak digunakan
  • Kecilkan volume suara dan kontras layar
  • Minimalisir penggunaan IrDA (infrared) atau serial communication, karena boros energi
  • Upgrade RAM sebelum ganti laptop
  • Jangan cepat membuang Laptop, lakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan

3. Green Computing on Paperless Method

Usahakan menggunakan paperless method untuk berbagai urusan kita karena itu mengurangi sampah carbon footprint. Apabila memungkinkan kembangkan dan terapkan Document Management System, Electronic Invoicing dan Electronic Business Process pada institusi kita.

4. Green Computing on Paperless Education

  • Hindari kertas, gunakan file elektronik or blog untuk pengumpulan laporan dan tugas
  • Lupakan cara konvensional, gunakan eLearning System untuk penyebaran modul ajar, forum diskusi dan assesment
  • Gunakan Chatting dan Social Networking untuk mendukung pembelajaran. Ingat bahwa chatting untuk pacaran or godain orang, are not Green Computing!

5. Green Computing on Paperless Branding and Marketing

  • Lupakan kartu nama, CV, koran dan majalah untuk personal branding
  • Lakukan blogging untuk personal branding, marketing, bisnis bahkan influencing people
  • Manfaatkan google sebagai kurir dan salesman kita dalam marketing dan branding

Dan akhirnya saya ucapkan selamat, karena ternyata orang lugupun bisa memahami dengan baik Green Computing beserta implementasinya dari berbagai sudut pandang :)

REFERENSI

  1. Green Computing, Science Tech Entrepreneur, November 2007
  2. Green Computing Guide, http://www.uoregon.edu/~recycle/GreenComputing/GreenCompGuide_text.htm
  3. Green Computing, http://en.wikipedia.org/wiki/Green_computing
  4. University of Oregon Green Computing Guide, http://www.uoregon.edu:80/~recycle/Conservation_computing_text.htm
  5. Gartner Identifies the Top 10 Strategic Technologies for 2008, Gartner Symposium and IT Expo, October 7-12, 2007, Orlando

Dikutip dari: http://romisatriawahono.net/2008/12/22/green-computing-untuk-orang-lugu

Masa Depan IT

Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan dunia IT  dewasa ini begitu pesat, ada penelitian yang mengatakan bahwa jumlah informasi yang dikumpulkan 10 tahun terakhir ini menyamai jumlah informasi yang dikumpulkan dari zaman purba dahulu. Hal ini dapat kita buktikan dari dunia yang sedang kita masuki saat ini, beberapa tahun lalu komputer merupakan barang yang mewah dan hanya digunakan untuk kalangan korporat saja, namun sekarang ini hampir setiap orang memiliki satu komputer.  Rasanya tanpa komputer kita akan tertinggal jauh dari teman-teman kita. Komputer pun bagi para pelajar dan mahasiswa sangat membantu dalam proses pembelajaran, apalagi dengan adanya internet, apapun bisa kita cari disana. Bagi dunia IT, alat yang satu ini merupakan kunci pesatnya kemajuan dunia IT. Selain komputer, kita tahu bahwa beberapa tahun lalu, handphone merupakan barang yang mewah meskipun handphone tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan panggilan dan menerima pesan saja. Namun kita lihat saat ini, handphone bisa menjadi asisten pribadi kita, dengan alat ini kita bisa mengatur jadwal kita, berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, maupun partner bisnis, bisa untuk memotret, merekam video, menonton TV, dan berbagai fitur lainnya. Dalam perkembangan dunia IT, alat ini memegang suatu peranan yang sangat penting, karena dengannya informasi dapat langsung terkirim pada penerima, selalu up-to-date, dsb.
Pertanyaannya bagaimanakah IT di masa depan? Apakah akan sangat maju? Akankah ditemukan teknologi-teknologi baru? Akankah peran manusia digantikan oleh para robot? Kita semua belum tahu jawabannya, tapi marilah berprediksi. Kini sedang gencar-gencarnya dibahas mengenai green computing yang diklaim dapat memberikan efek yang baik bagi bumi kita, tak kan ada lagi pencemaran-pencemaran dan energi yang terbuang percuma. Segala sesuatunya diterapkan pada teknologi-teknologi yang akan datang agar dapat melestarikan lingkungan kita, bumi kita. Kita dapat berandai-andai bahwa di masa depan Bahan Bakar Fosil yang tidak dapat diperbaharui tidak akan lagi digunakan untuk kendaraan bermotor, bahan bakar tersebut tergantikan oleh energi surya yang tidak akan pernah habis atau bahan bakar dari tumbuh-tumbuhan. Hal yang sama mungkin akan diterapkan pada kom puter, laptop, handphone, dsb, yang tidak membutuhkan lagi energi dari listrik. Kemanapun kita bepergian, kita dapat menggunakan gadget kita tanpa harus takut kehabisan power. PC di masa depan tidak lagi berbentuk balok besar yang memakan banyak ruang, mungkin di masa depan PC akan berukuran seperti flash disk atau Memory card, kecepatan processornya pun berkisar di satuan Tera Hertz, hardisk akan berukuran satu juta kali lebih besar dari hardisk kebanyakan saat ini. Untuk alat komunikasi, mungkin handphone yang kebanyakan berukuran  10 X 5 cm ini tidak akan kita temukan lagi, untuk berkomunikasi kita cukup mendengarkan dan berbicara, mesinnya telah terintegrasi pada tubuh kita yang dimasukkan melalui makanan atau pil yang diminum. Laptop yang berbentuk buku yang bisa dilipat mungkin di masa depan hanya berbentuk bak lembaran-lembaran kertas dengan layar sentuh dan dapat dilipat sekecil mungkin agar muat di saku kita.
Berbagai perubahan dapat terjadi di dunia IT, yang jelas perubahan tersebut mengarah ke kemajuan IT, karena tidak mungkin dunia IT mengalami kemunduran. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya, apakah kita akan selalu jadi konsumen ataukah produsen.

Resensi Film HACKERS

Zero Cool a.k.a Dade Murphy adalah seorang dia dilarang  anak yang pada tahu 1988 telah membuat 1507 computer crash dalam sehari karena virus buatannya,pada saat itu dia masih berumur 11 tahun dan sudah harus berurusan dengan FBI, oleh karena itu dia dilarang menyentuh komputer dan touchtone phone sampai dia berumur 18 tahun.
Kate Libby a.k.a Acid Burn yang juga seorang hacker, bergabung dengan Zero Cool untuk membersihkan nama mereka karena mereka dituduh menanam virus yang disebut da vinci kedalam sistem yang dijaga oleh the Plage, seorang master hacker. Karena mereka tidak bisa melakukannya sendiri,mereka meminta bantuan underground hacker,yaitu Razor dan Blade.
Berkat kerjasama mereka, akhirnya mereka dapat membuktikan bahwa mereka bersalah. Namun the Plage-lah yang telah menanam virus tersebut untuk kepentingan pribadi.

Resensi Film TAKE DOWN

Kevin Mitnick memang dikenal sebagai rajanya para hacker. Ia dapat memasuki sistem apapun dengan mudah. Cara dia membobol suatu sistem sangat beragam, bisa dengan berpura-pura sebagai petugas yang menanyakan kode suatu sistem, mencari kelemahan dalam kode program tersebut atau dengan cara lainnya yang dapat ia lakukan. Ia telah berhasil membobol bank, saluran telepon, dsb. Ia bisa saja menjadi orang kaya dengan mengambil atau memerintahkan sistem pada bank untuk mengirim sejumlah uang yang ia inginkan, namun karena ia terus diburu oleh U.S. Marshall dan FBI, ia terpaksa berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya. Setiap ia berpindah pun ia selalu menyelidiki jalur komunikasi daerah tersebut sehingga ia akan selangkah lebih maju dari para agen yang mengejarnya.
Suatu saat ada seorang hacker keturunan Jepang, Tsutomo Shimomura yang menelusuri jejak Mitnick sampai ke tempat persembunyiannya di Raleigh, North Carolina pada Februari 1995, dan merupakan orang yang memiliki hak publisitas (buku dan film) mulai dari awal pengungkapan kasus sampai dengan penahanan buronan hacker ini. Berkali-kali Shimomura menyelidiki dan berusaha menjebak Kevin Mitnick, namun yang terjadi malah ia yang terus diserang oleh Mitnick. Sistem Contempt yang dibuat olehnya pun berhasil diobrak-abrik. Hingga pada akhirnya Mitnick melakukan kesalahan sehingga Shimomura dapat mengetahui lokasinya, akhirnya Mitnick tertangkap. Namun tidak sampai disitu saja, sebelum tertangkap ia telah mempersiapkan dirinya untuk membalas Shimomura, alhasil rekening milik Shimomura tidak dapat digunakan.
Film ini begitu berkaitan dengan seluk-beluk dunia IT. Film ini menunjukkan bahwa dengan IT kita bisa melakukan segalanya, tidak hanya yang baik, yang buruk pun bisa dilakukan. Dengan IT sebuah sistem (SAS) yang dirasa paling baik untuk negara tersebut dapat dibuat, namun dengan IT juga, sekejap sistem tersebut dapat diobrak-abrik. Dalam dunia IT, setiap informasi itu sangat berharga, sekecil apapun informasi itu atau sesepele apapun informasi tersebut bagi sebagian orang adalah suatu kunci untuk membuka suatu peti emas. Dari sini pula dapat kita simpulkan bahwa tidak ada sistem yang aman,seaman apapun suatu system sebaiknya kita tetap mewaspadai adanya suatu pembajakan dari system tersebut.